Tuesday, May 3, 2011

Kegiatan Hari Ini :)


 Sebelum memulai pelajaran psikologi pendidikan, buk dina meminta kami untuk berdiri dan melakukan beberapa gerakan-gerakan. Menurut saya kegiatan itu membuat keadaan kelas rileks dan fun setelah mungkin kejadian beberapa minggu yang lalu. Kegiatan itu juga melatih kekompakkan sesama teman dan membuat saya lebih siap memulai materi. 

Jika dikaitkan dengan psikologi pendidikan adalah bagaimanan pendidik memberikan motivasi positif kepada peserta didik. Karena motivasi merupakan tenaga dorong selama tahap-tahap proses belajar. Di kegiatan ini pendidik berusaha menciptakan suasana belajar yang positif dan mendorong peserta didik untuk siap memulai pelajaran dengan baik. Selain itu kegiatan ini juga bisa dilihat dari Learner  Centered artinya peserta didik diharapkan mampu untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar dan Teacher Centered dimana pendidik mengarahkan peserta didik untuk melakukan sesuatu agar tercipta suasana kelas yang kondusif.

Monday, May 2, 2011

PAEDAGOGI


Paedagogi  adalah pembahasan mengenai pengajaran, khususnya pengajaran dalam pendidikan formal. Atau bisa disebut sebagai sains dan seni mengenai cara mengajar di sekolah. Secara umumnya paedagogi merupakan mata pelajaran yang wajib bagi mereka yang ingin menjadi guru di sekolah. Sebagai satu bidang kajian yang luas, paedagogi melibatkkan kajian mengenai proses pengajaran dan pembelajaran, pengurusan bilik darjah, organisasi sekolah dan juga interaksi guru-pelajar.

Paedagogi merupakan satu ilmu yang luas dan mendalam. Tetapi kita bisa membedakannya menjadi dua bagian:
1. Perkaedahan pengajaran
2. Teori pembelajaran dan pengajaran

Dalam perkaedahan pengajaran hendaknya pengajar bisa memotivasi para peserta didik agar proses belajar berlangsung dengan baik, beberapa caranya adalah:

  •  Menciptakan suasana belajar yang positiF    
  •   Mendorong keinginan untuk belajar dan menerapkan hasil belajaR
  •  Pengajar bersifat empatik, dengan menunjukkan bahwa pengajar memeahami situasi
  •  Pengajar memusatkan perhatian pada kebutuhan dan masalah peserta didik 
  •  Pengajar dapat menggugah ergumentasi peserta, tetapi setelah empati dan hormat-  menghormati  telah tercipta.

Dengan suasana yang demikian, para peserta didik merasa dihargai,aman,dimengerti, dan merasa jadi pribadi yang nyata dan bertanggung jawab. Suasana seperti ini akan memotivasi mereka untuk belajar dengan baik dan akan tercipta proses belajar mengajar yang kondusif.

Sumber

Sukadji, S. (2000). Psikologi pendidikan dan psikologi sekolah. Depok : LPSP3 Fakultas Psikologi UI
http://ms.wikipedia.org/wiki/Pedagogi

Monday, April 25, 2011

Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sekolah


Psikologi Pendidikan

Psikologi Pendidikan adalah ilmu psikologi yang mempelajari tingkah laku individu dalam konteks pendidikan mencakup proses belajar dan mengajar (suatu disiplin ilmu yang mengaplikasikan ilmu psikologi dalam dunia belajar dan guru) yang juga merupakan cabang dari ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan. Psikologi pendidikan berguna dalam penerapan prinsip-prinsip belajar dalam kelas, kegiatan pendidikan pembelajaran, pengembangan dan pembaruan kurikulum, proses belajar mengajar, layanan konseling, evaluasi bakat dan kemampuan, sosialisasi proses dan interaksi proses itu dengan pendayagunaan kognitif dan penyelenggaraan pendidikan keguruan agar sistem pendidikan yang ingin dicapai dapat terwujud.

Dengan memahami psikologi pendidikan, seorang guru dapat :
·         merumuskan tujuan pembelajaran
·         memilih strategi atau metode pembelajaran,
·         memilih alat bantu dan media pembelajaran yang tepat
·         memberikan bimbingan atau bahkan memberikan konseling kepada peserta didiknya,
·         memfasilitasi dan memotivasi belajar peserta didik,
·         menciptakan iklim belajar yang kondusif,
·         berinteraksi secara bijak dengan peserta didiknya,
·         menilai hasil pembelajaran, dan
·         dapat mengadministrasikan pembelajaran secara efektif dan efisien.
 
Psikologi Sekolah

Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik,sosialisasi, dan emosi. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak.
Psikologi  sekolah juga menangani praktisi di sekolah. Psikologi sekolah juga membantu anak murid dalam menyelesaikan masalah, seperti kesulitan belajar, masalah dengan guru atau masalah dengan sesama teman. Psikologi sekolah juga harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi agar dapat terus mengikuti perkembangan anak murid dengan baik.

Sumber
Santrock, J.W. (2008). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group
http://hutabalian72.wordpress.com/2010/02/02/peranan-psikologi-pendidikan-dalam-proses-belajar-mengajar/

Bimbingan dan Konseling


Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain dalam membuat keputusan yang bijaksana dan dalam penyesuaian diri, serta dalam memecahkan masalah kehidupan, bertujuan agar penerima bantuan dapat berkembang mandiri dan mampu bertanggung jawab bagi dirinya sendiri, mengembangkan potensi individu untuk mampu memecahkan masalah tanpa bantuan orang lain.Bimbingan dipusatkan untuk memecahkan masalah.

Konseling merupakan proses bantuan untuk memecahkan masalah pribadi. Konselor membantu memecahkan permasalahan. Konselor melakukan koordinasi kegiatan bimbingan di sekolah dan menambah kegiatan yang lebih berguna dalam perkembangan siswa

Dalam ruang lingkup sekolah, konselor perlu mengetahui cara memanage kelas yang baik, kemampuan dalam berkomunikasi dengan baik, memiliki ketrampilan sosial, mampu melibatkan orang tua dalam membantu perkembangan siswa, mampu menangani struktur organisasi kelas, serta mengukur dan mengevaluasi sistem yang telah diterapkan disekolah.

Sumber
Sukadji, S. (2000). Psikologi pendidikan dan psikologi sekolah. Depok : LPSP3 Fakultas Psikologi UI